+ -

Pages

23 November 2012

Setting Mikrotik Untuk Warnet Dengan Winbox

Sebelumnya saya pernah bahas bagaimana caranya setting mikrotik untuk warnet dengan konfigurasi bawaan pabrik (default), liat disini.

Nah kali ini yang akan saya bahas adalah bagaimana caranya setting mikrotik untuk warnet tapi dengan konfigurasi manual alias kemauan kita sendiri. Mau tahu caranya? Let's go meluncur ke TKP.

Sebelum memulai konfigurasi cek IP Address Modem ADSL, IP Address modem biasanya 192.168.1.1, jika sudah selesai perhatikan topologi berikut.

ISP-----Modem ADSL-----RB750 Mikrotik-----Switch-----PC Server-----10 PC Client.

1. Kita asumsikan ISP menggunakan Speedy 1Mbps.
2. IP Address Modem ADSL adalah 192.168.1.1
3. Router Board 750 untuk mikrotik.
4. Switch 16 Port.
5. 1 PC Server buat billing.
6. 10 PC Client.

Langkah Pertama.
Modem ADSL sudah di setting internet, kemudian colokkan kabel LAN dari Modem ADSL ke RB750 ether1 atau Port 1, setelah itu colokkan kabel LAN dari switch (Port terserah anda) ke RB750 ether2 atau Port 2. Jika sudah coba di cek di lampu indikator RB750, jika berwarna kuning maka berhasil nyambung.

Langkah Kedua.
Download winbox.exe kemudian buka winboxnya jika keluar tampilan Firewall pilih Unblocked. Kemudian masuk menggunakan admin dan password tidak usah di isi. Oh iya lupa, karena IP Address mikrotik masih 0.0.0.0/0 maka gunakan Mac Address. Seperti gambar di bawah ini!
gambar di atas hanya sebagai contoh saja.

Langkah Ketiga.
Jika sudah berhasil login, klik "IP" kemudian "Addresses", lalu tanda + warna merah.
Contoh :
Address  : 192.168.1.100/24
Network : 192.168.1.0
Interface : ether1

Address  : 192.168.5.1/24
Network : 192.168.5.0
Interface : ether2


Langkah Keempat.
Mengganti nama interface. Klik "Interface" lalu klik 2x ether1 ubah nama menjadi "ether1-modem" (tanpa kutip). Lalu "OK" klik 2x ether2 ubah nama menjadi "ether2-switch" (tanpa kutip).

Langkah Kelima.
Buat NAT. Klik "IP" kemudian "Firewall" pilih tab "NAT". Klik tanda +. Jika sudah muncul tampilan form, klik "Chain" pilih "srcnat", klik "Out. Interface" pilih "ether1-modem" klik tab "Action" pilih "masquerade". Lalu "OK".

Langkah Keenam.
Klik "IP" kemudian klik "Routes", klik tanda +. Masukkan seperti di bawah ini.
Dst. Address : 0.0.0.0/0
Gateway       : 192.168.1.1

Langkah Ketujuh.
Klik "IP" kemudian "DNS" dan masukkan DNSnya. Dalam contoh ane menggunakan Open DNS Google.

Langkah Kedelapan.
Membuat DHCP agar client otomatis dapat IP Address. pertama-tama klik "IP" kemudian "Pool", klik tanda  +.
Name : dhcp_modem
Addresses : 192.168.5.10-192.168.5.254
Next Pool : (tidak usah disi/dikosongkan)
Klik "IP" kemudian "DHCP Server" klik tanda +.
Name            : dhcp_publik
Interface        : ether2-switch
Address Pool : dhcp_modem
Pindah tab "Networks" sebelah tab "DHCP" klik tanda +.
Address : 192.168.5.0/24
Gateway : 192.168.5.1
DNS Servers : 8.8.8.8
                       8.8.4.4

Langkah Terakhir.
Klik "New Terminal" kemudian ketikkan kata ping 8.8.8.8, jika berhasil maka mikrotik anda sudah di konfigurasi, tapi jika request time out maka ada yang salah settingan winbox anda, so di teliti lagi. ^_^

Jika masih ada yang kurang jelas, atau ada yang ingin di tambahkan silahkan koment.hehehe
Semoga Bermanfaat!
5 Ploeit Cyber: Setting Mikrotik Untuk Warnet Dengan Winbox Sebelumnya saya pernah bahas bagaimana caranya setting mikrotik untuk warnet dengan konfigurasi bawaan pabrik (default), liat disini . Nah...

4 komentar:

Berkomentarlah dengan baik dan sopan.
Komentar yang mengandung unsur sara dan kekerasan akan dihapus oleh penulis.

< >